Showing posts with label Program. Show all posts
Showing posts with label Program. Show all posts

Dokumen Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) Sekolah terbaru

Rencana Kerja Jangka Menengah Sekolah merupakan sebuah proses perencanaan atas semua hal dengan baik dan teliti untuk mencapai tujuan pendidikan dalam jangka waktu 4 tahun. Dengan tujuan ini sekolah dapat disesuaikan dengan kekhasan, kondisi dan potensi daerah, sosial budaya masyarakat, potensi sekolah dan kebutuhan peserta didik. RKJM (Rencana Kerja Jangka Menengah) disusun sebagai pedoman kerja pengembangan sekolah, dan sebagai bahan acuan untuk mengidentifikasi serta mengajukan sumber daya yang diperlukan.

Dewasa ini kompetisi pendidikan berlangsung sangat ketat dan tajam hampir tiada batas. Sekolah yang tidak mampu bersaing secara fair dan terbuka akan tertinggal terseleksi oleh keadaan. Oleh karena itu SD Negeri 4 Aikmel perlu mengembangkan dan meningkatkan secara terus menerus dengan memperhatikan sumber daya yang dimiliki, baik sumber daya menusia maupun sumber daya yang lainnya. SD Negeri 4 Aikmel memiliki siswa sebanyak 392 Siswa, guru sebanyak 23 guru, 2 Orang Tata Usaha/Operator Datadik, dan 1 Orang tenaga Perpustakaan, untuk itu dukungan dan kepercayaan pemangku kepentingan (stakeholder) yang mendukung, sarana dan prasarana, dan  berada di lingkungan persekolah dengan masyarakat yang religius dan berbudaya.
SDN 4 AIKMEL 2017

Menghadapi kondisi tersebut SD Negeri 4 Aikmel perlu mempersiapkan diri secara mantap dengan menyusun Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM ) bertujuan untuk tercapainya pelayanan pendidikan yang maksimal terhadap siswa dan tercapainya tujuan pendidikan nasional dan visi misi yang digalakkan oleh satuan pendidikan. Adapun Sekolah dasar Negeri 4 Aikmel menyusun RKJM dengan tujuan untuk:
  1. Menjamin agar perubahan / tujuan sekolah yang telah ditetapkan dapat dicapai dengan tingkat kepastian yang tinggi dan resiko yang kecil.
  2. Mendukung koordinasi antar personil sekolah.
  3. Menjamin terciptanya integrasi, sinkronisasi, dan sinergi baik antar personil sekolah, antar sekolah dan dinas pendidikan
  4. Menjamin keterkaitan antara perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan pengawasan.
  5. Mengoptimalkan partisipasi warga sekolah dan masyarakat.
  6. Menjamin tercapainya penggunaan sumber daya secara efisien, efektif, berkeadilan dan berkelanjutan.
    Dalam penyusunan RKJM ini disusun berdasarkan data yang dikumpulkan yang kemudian dianalisis menggunakan metode analisis Swot. Analisis Swot digunakan untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan yang ada pada sekolah baik pada masa kini dan harapan sekolah ke depan berdasarkan tantangan nyata yang dihadapi. Sehingga dapat direkomnedasikan jalan keluar agar tujuan yang telah ditetapkan dicapai. Data yang dianalisis berasal dari data yang dikumpulkan melalui metode observasi dan  metode tanya jawab. 

Metode observasi digunakan berdasarkan fakta riil saat ini baik melalui pengamatan langsung dan berdasarkan data yang tersimpan pada bank data SD Negeri 4 Aikmel. Data tersebut dapat berupa dokumen pengarsipan (mnual) dan dokumen elektronik. Sedangkan yang lain yang digunakan dalam mengumpulkan data adalah metode tanya jawab secara langsung terkait dengan fungsi kepala sekolah dalam mensupervisi guru. Metode tanya jawab juga digunakan saat rapat dengan komite sekolah dan rapat interen guru untuk mengetahui beberapa kelemahan dan kekuatan yang layak untuk mendapat jalan keluar sehingga tantangan nyata yang dihadapi dapat diatasi menuju tercapainya tujuan yang telah ditetapkan.

Kerangka pemikiran dari Rencana Kerja Menengah Sekolah adalah mengacu pada tujuan dari pendidikan nasional sesuai dengan bunyi pasal 3 Undang-undang Sisdiknas Nomor 20 tahun 2003 yaitu “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman  dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab” . Kemudian diatur  lebih lanjut ke dalam Peraturan Pemerintah Nomor 19 tentang Standar Nasional Pendidikan  yang memuat 8 Standar Nasional Pendidikan yaitu a. standar isi; b. standar proses; c. standar kompetensi lulusan; d. standar pendidik dan tenaga kependidikan; e. standar sarana dan prasarana; f. standar pengelolaan; g. standar pembiayaan;dan h. standar penilaian pendidikan. 

Berdasarkan tujuan pendidikan nasional yang dijabarkan ke dalam 8 standar pendidikan yang dikaitkan kodisi riil sekolah yang terdiri dari kekuatan dan kelemahan maka dilakukanlah usaha minimal untuk mencapai SNP (Standar Nasional Pendidikan) atau bahkan dapat lebih yang selanjutnya dapat mengacu kepada sistem manajemen sekolah mencakup kurikulum yang mengadopsi manajemen sekolah dan pedoman KTSP.  

Sudah barang tentu banyak hal yang belum terpenuhi yang merupakan suatu kodisi nyata saat ini yang harus segera dipenuhi untuk mencapai standar minimal yaitu Standar Nasional Pendidikan (SNP). Maka dari itu sekolah wajib melakukan perencanaan secara rinci dan terstruktur berdasarkan analisis dari fakta kelemahan dan kekuatan yang ada sehingga dapat digambarkan kondisi tantangan nyata yang selanjutnya dijawab dengan melakukan penyusunan dan pelaksanaan program-program strategis mulai dari saat ini dan seterusnya untuk mempercepat tercapainya tujuan yang telah ditentukan.

Program Ekstrakurikuler Pramuka SDN 4 Aikmel

Penjelasan seputar Pramuka, Gerakan pramuka sebagai satu-satunya wadah kegiatan kepanduan di sekolah merupakan tempat pendidikan bagi anak-anak yang dilaksanakan dengan penuh kegembiraaan, penuh pendidikan dan dilakukan di luar jam-jam sekolah maupun jam-jam keluarga. Sebagai satu-satunya kegiatan kepanduan, pramuka diharapkan dapat memberikan peranan penting dalam peningkatan dan pembentukan sikap dan mental peserta didik pada sikap yang baik. Sikap baik dalam arti berakhlaq mulia, sopan santun, rasa cinta kasih sesama, patriot, suci dalam segala pikiran maupun perbuatan, bertaqwa kepada tuhannya, dan segala sikap yang lain. Pendek kata diharapkan anggota pramuka dapat melaksanakan Dasa Dharma dan Tri Satya yang merupakan kode etik dan janji pramuka.

Agar lebih berperan aktif dalam pembentukan sikap, dalam gerakan pramuka perlu adanya keseragaman langkah bagi pengelola gerakan pramuka yang tergabung dalam suatu gugus depan. Ada keterkaitan erat antara siswa didik sebagai anggota pramuka, pembina pramuka dan unsur majelis pembimbing gugus depan. Tanpa kerja sama yang baik dari unsur-unsur tersebut rasanya tidak mungkin pramuka berperan aktif dalam pembentukan sikap peserta didik. Oleh sebab itu untuk penyelarasan dan penyeragaman langkah, perlu disusun suatu program kerja gugus depan yang berisikan segala sesuatu yang dapat mengatur langkah dan gerak dari gugus depan tersebut. Program kerja sebagai rambu-rambu pelakasanaan kegiatan kepanduan di sekolah merupakan acuan yang wajib dilaksanakan oleh unsur-unsur pengelola gugus depan tersebut. 

Dalam kesempatan ini kami mencoba untuk berbagi dokumen contoh proram ekstrakurikuler pramuka di sekolah dasar negeri 4 aikmel kecamatan aikmel kabupaten Lombok timur, bagi yang berminat silahkan unduh disini :

Program IMTAQ SD NEGRI 4 AIKMEL

Alhamdulillahirobbil ‘alamin. Segala puji bagi Allah Subhanahuwata’ala yang telah member petunjuk kepada hamba-Nya sehingga sampai saat ini kita tetap beraktivitas menjalankan perintah-Nya dan menjauhi segala larangan-Nya. Amin.Sholawat dan salam kita sampaikan kepada junjungan alam Nabi yang mulia Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang telah berjuang menyebarkan agama yang sangat mulia yaitu agama Islam yang diridhoi Allah Subhanahuwata’ala. Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi Wasallam yang telah membimbing umat manusia dari zaman jahiliyah/kebodohan menuju zaman terang benderang dalam naungan iman dan Islam.

Mengingat kondisi dunia saat ini, di mana manusia telah sangat banyak yang berperilaku negatif dalam kehidupan, khususnya di kalangan anak-anak yang masih sangat rawan dalam pemahaman mereka akan nilai-nilai moral dan agama. Hal ini sangat perlu dipikirkan dengan arif dan bijaksana oleh kalangan orangtua dan pendidik yang dalam hal ini sebagai puhak yang bertanggung jawab penuh dalam pembinaan moral dan agama tersebut. Untuk mengantisipasi hal tersebut, maka sangatlah perlu menanamkan nilai-nilai moral dan keagamaan sejak dini kepada anak-anak kita terutama pada mereka yang masih duduk di bangku sekolah.
Program IMTAQ SDN 4 Aikmel

Bertitik tolak dari hal tersebut di atas, maka Sekolah Dasar Negeri 4 Aikmel memprogramkan pelaksanaan kegiatan pembinaan iman dan taqwa (imtaq) bagi seluruh siswanya supaya mereka memiliki kepribadian yang sesuai ajaran Islam dan tuntunan Rasulullah Sallallahu’alaihi Wasallam. Akhir kata, bagaimana pun juga program ini masih jauh dari kesempurnaan. Oleh karena itu, saran  dan kritik yang sifatnya membangun sangat kami nantikan guna perbaikan dan penyempurnaan di masa-masa yang akan datang

ADAPUN MATERI KEGIATAN PEMBINAAN IMAN DAN TAQWA (IMTAQ) SEKOLAH DASAR NEGERI 4 AIKMEL TAHUN PELAJARAN 2016-2017 TERDIRI DARI :

1. Aqidah/Tauhid
a) Rukun Iman
b) Sifat-sifat wajib bagi Allah Subhanahu wata’ala
c) Nabi dan Rasul
d) Malaikat dan tugas-tugasnya
e) Asma’ul Husna

2. Syari’ah/Ibadah
a) Sholat Fardlu
b) Puasa
c) Zakat
d) Hajji
e) Adzan dan Iqomah

3. Mu’amalah
a) Jual-beli
b) Tolong-menolong
c) Pinjam-meminjam

4. Akhlak
a. Akhlaqul Mahmudah (Perilaku Terpuji)
1. Berbakti kepada kedua orangtua
2. Berbakti kepada guru
3. Sikap hormat kepada tetangga
4. Sikap hormat dan santun terhadap sesame manusia
5. Sikap jujur
6. Sikap tanggung jawab
7. Sikap senang terhadap kebersihan
8. Sikap disiplin
9. Sikap rajin

b. Akhlaqul Mazmumah (Perilaku Tercela)
1. Kikir
2. Sombong
3. Dengki/Hasad
4. Aniaya/Zhalim
5. Pendendam
6. Menghasut
7. Bergunjing
8. Suka mencuri
9. Pembohong/munafik
10. Mengadu domba

Anda ingin mendapatkan contoh program IMTAQ Sekolah Dasar silahkan unduh dibawah ini:
PROGRAM IMTAQ SD NEGERI 4 AIKMEL TAHUN 2018

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dan Visi Misi Sekolah

Perubahan paradigma penyelenggaraan pendidikan dari sentralisasi ke desentralisasi mendorong terjadinya perubahan dan pembaharuan pada beberapa  aspek pendidikan, termasuk kurikulum,. Dalam kaitan ini kurikulum Sekolah Dasarpun menjadi perhatrian dan pemikiran baru, sehingga mengalami perubahan – perubahan kebijakan.

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan, isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. Berdasarkan undang-undang nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional pasal 26 ayat ( 2 ) ditegaskan bahwa kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan, potensi, daerah , dan peserta didik. Atas dasar pemikiran itu maka dikembangkanlah apa yang dinamakan dengan Kurikulum, Tingkat Satuan Pendidikan.
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan dan Visi Misi Sekolah

Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakan di masing-masing satuan pendidikan. Sesuai dengan amanah peraturan pemerintah Republik Indonesia nomor 19 tahun 2005  menengah mengacu pada standar isi dan standar lulusan serta berpedoman pada panduan dari Badan Standar Nasional Pendidikan.
 
Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan Sekolah Dasar Negeri 4 Aikmel dikembanmgkan sebagai perwujudan dari Kurikulum Pendidikan dasar dan Menengah. Kurikulum disusun oleh satu tim penyusun yang terdiri atas unsur sekolah dan komite sekolah dibawah dan suvervisi UPT Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kecamatan Aikmel, serta dengan bimbingan nara sumber ahli pendidikan pembelajaran.

Pengembangan kurikulum ini didasarkan pada prinsip-prinsip sebagai berikut :

  1. Berpusat pada potensi, pengembangan, kebutuhan dan kepentingan peserta didik dan lingkungannya.   
  2. Beragam dan terpadu
  3. Tanggap terhadap ilmu pengetahuan, teknologi dan seni
  4. Relevan dengan kebutuhan kehidupan 
  5. Menyeluruh dn berkesinambunagn
  6. Belajar sepanjang hayat

Pada akhir ini tetap hanya sebuah dokumen yang akan menjadi kenyataan apabila terlaksana dilapangan dalam proses pembelajaran yang baik. Pembelajaran, baik di kelas maupun di luar kelas, hendaknya berlangsung secara efektif yang mampu membangkitkan aktivitas dan kreatifitas anak. Dalam hal ini pelaksana kurikulumlah ( baca : guru ) yang akan membumikan kurikulum ini dalam proses pembelajaran. Para pendidik juga hendaknya mampu menciptakan pembelajaran yang menyenangkan dan mengasikkan bagi anak, sehingga anak betah disekolah. Atas dasar kenyataan tersebut, maka pembelajaran di Sekolah Dasar hendaknya bersifat mendidik, mencerdaskan, membangkitkan aktivitas dan kreatifitas anak, efektif, demokratis, menantang, menyenangkan dan mengasikkan. Dengan spirit itulah kurikulum ini akan menjadi pedoman yang dinamis bagi penyelenggara pendidikan dan penmgajaran di Sekolah Dasar Negeri 4 Aikmel.

Visi, Misi dan Tujuan Sekolah

1. Visi :
Terwujudnya Peserta Didik Yang Beriman Dan Bertaqwa, Berakhlak Mulia, Sehat Dan Bersaing Dalam Prestasi 

2. Misi :

  1. Mengembangkan pribadi peserta didik yang sehat, disiplin, teliti, tekun, mandiri, kreatif dan berani menghadapi tantangan.
  2. Meningkatkan pengusaan pengetahuan dan keterampilan peserta didik melalui pengembangan ilmu pengetahuan dan imtaq dalam kehidupan yang nyata sebagai upaya pembinaan kemampuan psikomotor.
  3. Mengembangkan pribadi peserta didik yang mampu menempatkan dasar keyakinan dan ketaqwaan terhadap Allah Tuhan Yang Maha Esa melalui praktik sebagai dasar dari semua prilakunya.
  4. Meningkatkan sarana dan prasarana kependidikan, keagamaan, dan kebersihan.
  5. Meningkatkan profesi guru dan olahraga.
  6. Melaksanakan Ekstrakurikuler di bidang olahraga, Sains, seni dan teknologi

3. Tujuan :
Untuk mewujudkan Visi dan Misi dimaksud dalam rangka mendukung pelaksanaan Rencana Pengembangan Sekolah, maka SDN 4 Aikmel telah menetapkan Tujuan Rencana Pengembangan Sekolah ( RPS ) sebagai berikut : 

  • Memiliki system pendataan anak usia sekolah dari keuarga miskin dan pemberian Beasiswa pada siswa dari keluarga miskin 
  • Memiliki kualifikasi tenaga pendidikan sesuai dengan tuntutan Program Pembelajaran yang berkualitas.  
  • Memiliki sarana dan prasarana sekolah dan programpendidikan untuk mendukung KBM.
  • Memiliki kurikulum yang menerapkan KTSP
  • Memiliki kegiatan Ekstrakurikuler unggulan sesuai dengan potensi dan minat siswa.
  • Memiliki nilai rata-rata UAS menjadi 7,00

Program Kopsis dan Kantin Sehat Tahun 2017

Program koperasi siswa dan kantin sehat merupakan salah satu program kerja bidang kewirausahaan dan merupakan salah satu referensi peneilain penilaian kinerja. Lalu bagaiman sih bentuk program kerja koperasi siswa atau (kopsis) dan program kerja kantin sehat. Mari kita simak penjelasan teknis sebagai berikut :

Program koperasi siswa atau yang disingkat dengan KOPSI merupakan salah satu program bagaimana menanamkan jiwa kewirausaan kepada siswa sejak dini khusunya jenjang SD. Banyak pola yang harus dikembangkan tidak mesti harus fokus pada satu pola atau model program. Dilingkungan sekolah dasar misalnya pengembangan koprasi siswa juga dapat dilakukan oleh seluruh warga sekolah dalam hal ini pendidik dan tenaga kependidikan.

Pembelajaran kewirausahaan sejak dini dihajatkan untuk meningkatkan pemahaman siswa terkait dengan kegiatan wirausaha sehingga nanti ketika sudah beranjak usia dewasa mereka siap bersaing dalam membangun usaha usaha kreatif dan ketrampilan dalam megelola koperasi dan lain sebagainya.

Bukan hanya koperasi siswa dilingkungan sekolah juga dikembangkan program kantin sehat yang bertujuan untuk meningkatkan pola prilaku hidup bersih dan sehat setiap hari dilingkungan sekolah. yang pada akhirnya sebuah kebiasaan diseolah diharapkan mampu ditularkan diluar atau pada lingkungan keluarga minimal dan lingkungan masyarakat pada umumnya.

Program Kopsis dan Kantin Sehat

Disekolah Dasar Negeri 4 Aikmel Kecamatan Aikmel Kabupaten Lombok Timur telah mencoba untuk mengorganisir dan menerapkan program kerja kantin sehat. Program kerja kantin sehat akan lebih dirasakan manfaatnya jika diterapkan dalam kesehariannya, dimana siswa dapat merasakan bagaimana pentingnya pola prilaku hidup bersih dan sehat dengan pemanfaatan ruang UKS dan Kantin Sekolah sebagai media pembelajaran dan praktik penerapan program kantin sehat.

Tertarik untuk melihat contoh dokumen program kerja kantin sehat silahkan anda bisa dowload contoh file program kerja koperasi siswa dan kantin sehat jenjang sekolah dasar dll dibawah ini:
  1. Program Kerja Koperasi Siswa (KOPSIS) Tahun 2017
  2. Program Kerja Koperasi Siswa Kantin Sehat Tahun 2017