Showing posts with label Umum. Show all posts
Showing posts with label Umum. Show all posts

Tugas Tim Manajemen BOS Dalam Pengelolaan Dana BOS SD/SMP/SMA

Dalam rangka tertib administrasi BOS di tahun pelajaran 2017/2018 maka perlu dibentuk tim manajemen BOS dengan menggunakan manajemen berbasis sekolah. BOS dikelola oleh satuan pendidikan baik SD/SDLB/SMP/SMPLB termasuk SMA/SMALB/SMK/swasta dengan menerapkan Manajemen Berbasis Sekolah (MBS), yang memberikan kebebasan dalam perencanaan, pengelolaan, dan pengawasan program yang disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan sekolah atau satuan pendidikan.

Adapun Penggunaan Dana BOS hanya untuk kepentingan peningkatan layanan pendidikan dan tidak ada intervensi atau pemotongan dari pihak manapun. Pengelolaan BOS mengikutsertakan dewan guru dan Komite Sekolah. Dalam hal pengelolaan BOS menggunakan MBS, maka satuan pendidikan harus bekerja ekstra antara lain:
  • mengelola dana secara profesional dengan menerapkan prinsip efisien, efektif, akuntabel, dan transparan;
  • melakukan evaluasi setiap tahun;
  • menyusun Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM), Rencana Kerja Tahunan (RKT), dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS), dengan ketentuan: a.   RKAS memuat BOS; b.   RKJM disusun setiap 4 (empat) tahun; c.   RKJM, RKT, dan RKAS disusun berdasarkan hasil evaluasi diri sekolah; d.   RKJM, RKT, dan RKAS harus disetujui dalam rapat dewan guru setelah memperhatikan pertimbangan Komite Sekolah dan disahkan oleh dinas pendidikan provinsi/kabupaten/ k

Tugas dan tanggung jawab Tim BOS Sekolah 
  1. mengisi, mengirim dan meng-update data pokok pendidikan secara lengkap ke dalam sistem Dapodik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan;
  2. memastikan data yang masuk dalam Dapodik sesuai dengan kondisi riil di sekolah;
  3. memverifikasi kesesuaian jumlah dana yang diterima dengan data peserta didik yang ada;
  4. menyelenggarakan pembukuan secara lengkap;
  5. memenuhi ketentuan transparansi pengelolaan dan penggunaan;
  6. menyusun dan menyampaikan laporan secara lengkap;
  7. bertanggung jawab secara formal dan material atas penggunaan BOS yang diterima;
  8. menandatangani surat pernyataan tanggung jawab yang menyatakan bahwa BOS yang diterima telah digunakan sesuai NPH BOS;
  9. memberikan pelayanan dan penanganan pengaduan masyarakat;
  10. untuk sekolah pada jenjang pendidikan dasar yang diselenggarakan oleh pemerintah daerah, memasang spanduk di sekolah terkait kebijakan pendidikan bebas pungutan setiap hari di serambi Sekolah.

CADANGAN TRIWULAN II 20%
Sekolah mencadangkan separuh dari BOS triwulan II (20% dari alokasi satu tahun) di rekening sekolah untuk pembelian buku teks yang harus dibeli sekolah. 
BOS yang dicadangkan ini baru boleh dicairkan apabila sekolah akan membayar pemesanan buku teks yang diperlukan, atau sudah memenuhi kewajiban menyediakan buku.
Bila kebutuhan dana untuk pembelian buku teks lebih besar dari 20% BOS yang dicadangkan tersebut, sekolah dapat menambahkan dana tersebut dari dana yang ada.
Akan tetapi bila dana kebutuhan dana pembelian buku teks lebih kecil dari 20% BOS yang dicadangkan tersebut, sisa dana dapat digunakan untuk pembelian buku lainnya atau pembiayaan kegiatan lainnya

Penyaluran BOS 
Jika terjadi kelebihan salur yang dilakukan oleh BUD ke sekolah akibat perubahan data antara data yang digunakan untuk perhitungan alokasi sementara dengan data yang digunakan untuk perhitungan alokasi final pada triwulan I – triwulan III (semester I), maka sekolah harus melakukan revisi/update data pada Dapodik agar sesuai dengan jumlah peserta didik riil di sekolah sebelum batas waktu cut off data perhitungan lebih kurang salur. Terhadap kelebihan yang tercatat dalam Dapodik, Tim BOS Provinsi melakukan pengurangan BOS di sekolah tersebut pada periode penyaluran berikutnya. Sementara kelebihan yang tidak tercatat dalam Dapodik harus dikembalikan oleh sekolah ke rekening KUD.
Tugas Tim Manajemen BOS Dlam Pengelolaan Dana BOS SD/SMP/SMA

Jika terjadi kelebihan penyaluran BOS pada triwulan IV atau semester II maka sekolah harus mengembalikan kelebihan BOS tersebut ke rekening KUD Provinsi;

Sisa BOS yang belum habis digunakan di sekolah pada setiap periode diatur dengan ketentuan sebagai berikut:
  • jika sekolah menerima BOS melalui hibah, maka sisa BOS menjadi milik sekolah dan digunakan untuk kepentingan sekolah sesuai dengan ketentuan peraturan perundangundangan;
  • jika sekolah menerima BOS melalui belanja langsung, maka penggunaan sisa BOS berpedoman pada peraturan perundang-undangan dari Kementerian Dalam Negeri. 

Ketentuan Penggunaan BOS di Sekolah 
  • Biaya transportasi dan uang lelah guru PNS yang bertugas di luar kewajiban jam mengajar sesuai dengan satuan biaya yang ditetapkan oleh pemerintah daerah.
  • Bunga bank/jasa giro akibat adanya BOS di rekening sekolah diatur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. 

Tidak diperbolehkan 
  • Membayar iuran kegiatan yang diselenggarakan oleh UPTD kecamatan/kabupaten/kota/provinsi/pusat, atau pihak lainnya, kecuali untuk biaya transportasi dan konsumsi peserta didik/pendidik/tenaga kependidikan yang mengikuti kegiatan tersebut;
  • membayar bonus dan transportasi rutin untuk guru; 
  • membeli pakaian/seragam/sepatu bagi guru/peserta didik untuk kepentingan pribadi (bukan inventaris sekolah);
  • Membeli Lembar Kerja Siswa (LKS) dan bahan/peralatan yang tidak mendukung proses pembelajaran; 

Ketentuan penggunaan BOS pada SD dan SMP 
  1. Pengembangan Perpustakaan 
  2. Penerimaan Peserta Didik Baru 
  3. Kegiatan Pembelajaran dan Ekstrakurikuler 
  4. Kegiatan Evaluasi Pembelajaran 
  5. Pengelolaan Sekolah 
  6. Pengembangan Profesi Guru dan Tenaga Kependidikan, serta Pengembangan Manajemen Sekolah 
  7. Langganan Daya dan Jasa 
  8. Pemeliharaan dan Perawatan Sarana dan Prasarana Sekolah 
  9. Pembayaran Honor 
  10. Pembelian/Perawatan Alat Multi Media Pembelajaran
  11. Biaya Lainnya 

PERTANGGUNGJAWABAN KEUANGAN 
Pembukuan 
Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah
Buku Kas Umum 
Buku Pembantu Kas 
Buku Pembantu Bank 
Buku Pembantu Pajak 
Opname Kas dan Berita Acara Pemeriksaan Kas 
Bukti pengeluaran 
Pelaporan 
Realisasi Penggunaan Dana Tiap Sumber Dana
Rekapitulasi Realisasi Penggunaan BOS
Pencatatan Pelayanan dan Penanganan Pengaduan Masyarakat 
Laporan Aset 
Laporan ke Dinas Pendidikan 
Laporan Online ke Laman BOS
Transparansi 
Realisasi Penggunaan Dana Tiap Sumber Dana
Rekapitulasi Realisasi Penggunaan Dana

Cara Login Input Daftar Hadir GTK Online

Seputar DHGTK ini memberikan informasi update mengenai cara input daftar kehadiran GTK pada laman http://223.27.144.195:2017 Tahun 2018 (update). Sebelumnya silahkan anda baca informasi mengenai cara login data kehadiran guru dan tenaga kependidikan versi 1.1 2017-2018 dilaman http://223.27.144.195:2017untuk menambah referensi bacaan mengenai D.H.G.T.K ini. Aplikasi Data Hadir Guru dan Tenaga Kependidikan atau D.H.G.T.K tahun 2018 sudah bisa dipergunakan untuk memonitor kehadiran Guru dan Tenaga Kependidikan disekolah. Aplikasi ini terkoneksi langsung dengan data Dapodik versi 2018a, sehingga bagi sekolah yang hendak menginputkan daftar hadir Guru dan Tenaga Kependidikannya harus melakukan sinkronisasi terlebih dahulu aplikasi Dapodik versi 2018.a agar nantinya data yang masuk ke laman D.H.G.T.K adalah data yang terbaru.

Selanjutnya bagaimanakah caranya kita menginputkan daftar kehadiran guru dan tenaga kependidikan (D.H.G.T.K) pada aplikasi tersebut. Berikut kami coba bagikan sedikit gambaran umum panduan input daftar kehadiran GTK pada laman http://223.27.144.195:2017

  1. Siapkan perangkat komputer atau laptop yang terkoneksi dengan jaringan. Hal ini diperlukan karena sistem aplikasi D.H.G.T.K hanya bisa dijalankan jika kondisinya perangkatnya terkoneksi dengan jaringan atau online.
  2. Langkah kedua yang harus dilakukan adalah silahkan kunjungi link http://223.27.144.195:2017 untuk menampilkan bagian halaman aplikasi D.H.G.T.K. Anda dapat menggunakan berbagai browser sebagai media untuk membuka laman seperti chrome dan mozilla.
  3. Langkah berikutnya adalah silahkan anda login aplikasi dengan menggunakan user dan pasword dapodik serta tidak lupa masukkan kode yang tertulis pada gambar yang tampil pada laman tersebut.  Atau jika anda sebagai kepala sekolah, silahkan anda login dengan menggunakan userid kepala sekolah yang sudah terdaftar di aplikasi dapodik. Perhatikan langkah pada gambar berikut: 

Cara Login Input Daftar Hadir GTK Online

Perhatikan sebagai berikut
1. Silahkan masukkan no NPSN sekolah anda
2. Silahkan inputkan user dapodik atau user kepala sekolah jika posisi anda sebagai kepala sekolah.
3. Silahkan inputkan pasword dapodik atau pasword userid kepala sekolah
4. Masukkan kode yang tertulis pada gambar diatas.
Setelah anda berhasil login, maka anda akan menjumpai halaman beranda aplikasi D.H.G.T.K. Pada halaman ini anda hanya menjumpai data profil sekolah, data pengguna, serta diagram kehadiran guru baik dalam satu bulan berjalan maupun diagram kehadiran guru dalam beberapa bulan. Berikut ini kami contohkan halaman beranda dari D.H.G.T.K:

Langkah seanjutnya adalah silahkan Bapak/Ibu/Saudara klik menu kehadiran yang terletak di sebelah kanan beranda. Pada menu kehadiran, anda akan disajikan sebuah notifikiasi yang tertulis " Anda belum memiliki kalender sekolah. Anda dapat menggunakan template kalender pendidikan yang ada dan disesuaikan dengan kalender sekolah. Klik tombol biru (ok) jika anda ingin menggunakannya, klik tombol merah (ok) jika anda tidak mau menggunakannya. Template ini akan selalu keluar, selama anda belum memiliki kalender sekolah". Dalam hal ini sebaiknya anda mengubah format kalender pendidikan seuai dengan kalender pendidikan sekolah. Untuk mengubah template kalender, anda dapat menggunakan menu yang terletak dibawahnya yaitu menu tambah baru, menu hapus semua dan menu show template.

Perhatikan uraian berikut ini

  • Untuk membuat template baru, silahkan klik menu tambah baru
  • Untuk menghapus semua template yang disediakan, maka klik hapus semua. Untuk sementara ini, menu ini belum berfungsi dengan baik, sehingga ketika kita klik hapus semua, template bawaan masih tampil dihalaman. Solusinya adalah hapus template satu persatu dengan memilik template lalu klik hapus.
  • Untuk menampilkan template yang sudah dibuat, maka silahkan anda klik show template.

Sekanjutnya adalah bagaimana membuat template baru. Berikut inidapat saya gambarkan cara membuat template baru pada laman daftar hadir gtk tahun 2018 di D.H.G.T.K

  1. Persiapkan data kalender pendidikan sekolah anda.
  2. Klik menu tambah baru yang terletak dibagian bawah menu kehadiran
  3. Setelah anda menjumpai form isian tambah kalender, anda diminta memilih jenis libur, lalu inputkan mulai tanggal libur dan sampai tanggal libur. Anda juga dapat menambahkan keterangan jenis libur dibagian form isian keterangan, lalu klik simpan dan ok!.

Cek Absensi Info Daftar Hadir GTK Online SKTP Guru 2018

Daftar Hadir Guru dan Tenaga Kependidikan (DHGTK) sudah resmi digunakan untuk menghitung kehadiran guru dan akan di tuangkan dalam juknis tunjangan profesi, jadi mohon memastikan DHGTK sudah terisi dengan benar.

DHGTK (Daftar Hadir Guru dan Tenaga Kependidikan) ini dirancang untuk mempercepat proses pembayaran tunjangan profesi guru, dasar atau persyaratan untuk dapat menerima tunjangan profesi sesuai pasal 15 Peeraturan Pemerintah 19 tahun 2017. Semua persyaratan pada pasal tersebut dapat dipenuhi dari dapodik, sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK ) No 50 tahun 2017 sebagai mana diubah dengan PMK 112/PMK.07/2017 tentang pengelolaan transfer ke daerah dan dana desa yang menyatakan bahwa penyaluran tunjangan profesi paling lambat 7 hari setelah uang masuk kekasda dan SKTP terbit harus dibayarkan kepada guru, sehingga tidak ada alasan memperlambat penyaluran dengan meminta dokumen/berkas dalam bentuk apapun yang terkait dengan penyaluran tunjangan kepada guru-guru lagi.

Terlambat atau tidaknya penyaluran tunjangan profesi dapat dipantau melalui aplikasi SIMBAR berbasis android (akan di lounching dalam waktu dekat) yang dapat diakses oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Sistem informasi data kehadiran guru dan tenaga kependidikan merupakan aplikasi pencatatan kehadiran secara online untuk guru dan tenaga kependidikan lainnya di sekolah negeri dan sekolah swasta seluruh Indonesia. Proses pencatatan data kehadiran dilakukan oleh sekolah yang terhubung dengan internet secara langsung. Proses pencatatan kehadiran untuk versi awal dapat dilakukan secara harian dan bisa juga dilakukan mingguan atau bulanan.

Untuk dapat mencatatkan kekadiran guru kedalam sistem, ada dua user yang dapat digunakan sebagai akses kedalam sistem :
1. Login dengan user id Kepala Sekaolah
2. Login dengan user id Operator Dapodik
kedua userid tersebut terupdate datanya secara langsung dari data dapodik baik Dapodikdasmen maupun Dapodikpaud.
Perubahan user id dan password dilakukan melalui aplikasi dapodik disekolah masing-masing. Perubahan user id dan password yang dilakukan di aplikasi dapodik akan terakomodir di Sistem Data Hadir Guru dan Tenaga Kependidikan setelah dilakukan syncron. Data pengguna akan terupdate di sistem DHGTK setelah 2 (dua) hari berhasil syncron.

Cek Absensi Info Daftar Hadir GTK Online SKTP Guru 2018

Hasil absensi yang sudah diterbitkan SPTJM (Surat Pernyatan Tanggung Jawab Mutlak) dapat di cetak dan di download oleh operator tunjangan dan operator simbar (Sistem Pembayaran) yang berada di Dinas Pendidikan pendidikan Kabupaten/Kota/Provinsi

Notifikasi absensi : 

  1. Maaf waktu anda untuk login di aplikasi kehadiran GTK dibatasi per 3 (tiga) jam sekali. Login terakhir anda tercatat pada : 2018-01-12 10:36:43 Silahkan login lagi dalam waktu 1 jam 18 menit dari sekarang
  2. Info validasi data guru ini fungsinya hanya untuk membantu guru menampilkan data dari sekolah, jika ada kesalahan data, proses perbaikannya melalui aplikasi dapodik disekolah masing-masing


Contoh SK KD Muatan Lokal Sekolah Dasar Kurikulum 2013 dan KTSP

Negara Republik Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku bangsa yang memiliki keanekaragaman multikultur (adat istiadat, tata cara, bahasa, kesenian,kerajinan, keterampilan daerah, dll) merupakan ciri khas yangmemperkaya nilai-nilai kehidupan bangsa Indonesia. Oleh karena itu keanekaragaman tersebut harus selalu dilestarikan dan dikembangkan dengan tetap mempertahankan nilai-nilai luhur bangsa Indonesia melaluiupaya pendidikan. Pengenalan keadaan lingkungan, sosial, dan budayakepada peserta didik memungkinkan mereka untuk lebih mengakrabkandengan lingkungannya. Pengenalan dan pengembangan lingkunganmelalui pendidikan diarahkan untuk menunjang peningkatan kualitas sumber daya manusia, dan pada akhirnya diarahkan untuk meningkatkan kemampuan peserta didik. Kebijakan yang berkaitan dengan dimasukkannya program muatan lokaldalam Standar Isi dilandasi kenyataan bahwa di Indonesia terdapatberanekaragam kebudayaan. Sekolah tempat program pendidikan dilaksanakan merupakan bagian dari masyarakat. Oleh karena itu,program pendidikan di sekolah perlu memberikan wawasan yang luaspada peserta didik tentang kekhususan yang ada di lingkungannya.Standar Isi yang seluruhnya disusun secara terpusat tidak mungkin dapatmencakup muatan lokal tersebut. Sehingga perlulah disusun mata pelajaran yang berbasis pada muatan lokal.

  1. UU No. 22 tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah
  2. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentangSistem Pendidikan Nasional Pasal 37 ayat (1) dan pasal 38 ayat (2)3.Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005tentang Standar Nasional Pendidikan

Panduan ini dapat menjadi acuan bagi satuan pendidikan SD/MI/SDLB,SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA/SMALB, dan SMK/MAK dalampengembangan Mata Pelajaran Muatan Lokal yang akan dilaksanakanpada tingkat satuan pendidikan yang bersangkutan.

Mata pelajaran muatan lokal bertujuan untuk memberikan bekalpengetahuan, keterampilan dan perilaku kepada peserta didik agar mereka memiliki wawasan yang mantap tentang keadaan lingkungan dankebutuhan masyarakat sesuai dengan nilai-nilai/aturan yang berlaku di daerahnya dan mendukung kelangsungan pembangunan daerah sertapembangunan nasional. Lebih jelas lagi agar peserta didik dapat:1.Mengenal dan menjadi lebih akrab dengan lingkungan alam,sosial, dan budayanya,2.Memiliki bekal kemampuan dan keterampilan serta pengetahuan mengenai daerahnya yang berguna bagi dirinya maupun lingkungan masyarakat pada umumnya,3.Memiliki sikap dan perilaku yang selaras dengan nilai-nilai/aturan-aturan yang berlaku di daerahnya, serta melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai luhur budaya setempat dalam rangka menunjang pembangunan nasional

Kurikulum adalah seperangkat rencana dan pengaturan mengenai tujuan,isi, dan bahan pelajaran serta cara yang digunakan sebagai pedoman penyelenggaraan kegiatan pembelajaran untuk mencapai tujuan pendidikan tertentu. KTSP adalah kurikulum operasional yang disusun oleh dan dilaksanakandi masing-masing satuan pendidikan. KTSP terdiri dari tujuan pendidikantingkat satuan pendidikan, struktur dan muatan kurikulum tingkat satuan pendidikan, kalender pendidikan, dan silabus. Muatan Lokal merupakan kegiatan kurikuler untuk mengembangkan kompetensi yang disesuaikan dengan ciri khas dan potensi daerah,termasuk keunggulan daerah, yang materinya tidak dapat dikelompokkanke dalam mata pelajaran yang ada. Substansi mata pelajaran muatan lokal ditentukan oleh satuan pendidikan, tidak terbatas pada mata pelajaran keterampilan.

Muatan lokal merupakan bagian dari struktur dan muatan kurikulum yang terdapat pada Standar Isi di dalam kurikulum tingkat satuan pendidikan.Keberadaan mata pelajaran muatan lokal merupakan bentuk penyelenggaraan pendidikan yang tidak terpusat, sebagai upaya agar penyelenggaraan pendidikan di masing-masing daerah lebih meningkat relevansinya terhadap keadaan dan kebutuhan daerah yangbersangkutan. Hal ini sejalan dengan upaya peningkatan mutu pendidikan nasional sehingga keberadaan kurikulum muatan lokal mendukung danmelengkapi kurikulum nasional.Muatan lokal merupakan mata pelajaran, sehingga satuan pendidikan harus mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuksetiap jenis muatan lokal yang diselenggarakan. Satuan pendidikan dapatmenyelenggarakan satu mata pelajaran muatan lokal setiap semester. Iniberarti bahawa dalam satu tahun satuan pendidikan dapatmenyelenggarakan dua mata pelajaran muatan lokal.

Ruang lingkup muatan lokal adalah sebagai berikut:

  1. Lingkup Keadaan dan Kebutuhan Daerah. Keadaan daerah adalahsegala sesuatu yang terdapat didaerah tertentu yang pada dasarnyaberkaitan dengan lingkungan alam, lingkungan sosial ekonomi, danlingkungan sosial budaya. Kebutuhan daerah adalah segala sesuatuyang diperlukan oleh masyarakat di suatu daerah, khususnya untukkelangsungan hidup dan peningkatan taraf kehidupan masyarakat tersebut, yang disesuaikan dengan arah perkembangan daerah sertapotensi daerah yang bersangkutan. Kebutuhan daerah tersebut misalnya kebutuhan untuk:a.Melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerahb.Meningkatkan kemampuan dan keterampilan di bidangtertentu, sesuai dengan keadaan perekonomian daerahc.Meningkatkan penguasaan bahasa Inggris untuk keperluansehari-hari, dan menunjang pemberdayaan individu dalammelakukan belajar lebih lanjut (belajar sepanjang hayat)d.Meningkatkan kemampuan berwirausaha.
  2. Lingkup isi/jenis muatan lokal, dapat berupa: bahasa daerah, bahasaInggris, kesenian daerah, keterampilan dan kerajinan daerah, adatistiadat, dan pengetahuan tentang berbagai ciri khas lingkungan alamsekitar, serta hal-hal yang dianggap perlu oleh daerah yangbersangkutan

Pemberlakuan KTSP membawa implikasi bagi sekolah dalam melaksanakan KBM sejumlah mata pelajaran, dimana hampir semua mata pelajaran sudahmemiliki Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk masing-masingpelajaran. Sedangkan untuk Mata Pelajaran Muatan Lokal yang merupakankegiatan kurikuler yang harus diajarkan di kelas tidak mempunyai Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasarnya. Hal ini membuat kendala bagisekolah untuk menerapkan Mata Pelajaran Muatan Lokal. PengembanganStandar Kompetensi dan Kompetensi Dasar untuk mata pelajaran MuatanLokal bukanlah pekerjaan yang mudah, karena harus dipersiapkan berbagaihal untuk dapat mengembangkan Mata Pelajaran Muatan LokalAda dua pola pengembangan Mata Pelajaran Muatan Lokal dalam rangkamenghadapi pelaksanaan KTSP. Pola tersebut adalah:

Selanjutnya adalah Langkah dalam pengembangan Mata Pelajaran Muatan Lokal bagisekolah yang memang tidak mampu mengembangkannya, langkahtersebut adalah:1.Analisis Mata Pelajaran Muatan Lokal yang ada di sekolah. Apakahmasih layak dan relevan Mata Pelajaran Muatan Lokal diterapkan diSekolah?2.Bila Mata Pelajaran Muatan Lokal yang diterapkan di sekolah tersebutmasih layak digunakan maka kegiatan berikutnya adalah merubahMata Pelajaran Muatan Lokal tersebut ke dalam SK dan KD. Bila Mata Pelajaran Muatan Lokal yang ada tidak layak lagi untukditerapkan, maka sekolah bisa menggunakan Mata Pelajaran MuatanLokal dari sekolah lain atau tetap menggunakan Mata PelajaranMuatan Lokal yang ditawarkan oleh Dinas atau mengembangkanmuatan lokal yang lebih sesuai.

Proses Pengembangan Mata Pelajaran Muatan lokal pengembangannya sepenuhnya ditanganioleh sekolah dan komite sekolah yang membutuhkan penanganansecara profesional dalam merencanakan, mengelola, danmelaksanakannya. Dengan demikian di samping mendukungpembangunan daerah dan pembangunan nasional, perencanaan,pengelolaan, maupun pelaksanaan muatan lokal memperhatikankeseimbangan dengan kurikulum tingkat satuan pendidikan.Penanganan secara profesional muatan lokal merupakan tanggung jawab pemangku kepentingan (stakeholders) yaitu sekolah dan komite sekolah.
 
Pengembangan Mata Pelajaran Muatan Lokal oleh sekolah dan komitesekolah dapat dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut:a.Mengidentifikasi keadaan dan kebutuhan daerahb.Menentukan fungsi dan susunan atau komposisi muatan lokalc.Mengidentifikasi bahan kajian muatan lokald.Menentukan Mata Pelajaran Muatan Lokale.Mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar serta silabus, dengan mengacu pada Standar Isi yang ditetapkanoleh BSNPLebih lanjut dijelaskan sebagai berikut:

  1. Mengidentifikasi keadaan dan kebutuhan daerah. Kegiatan ini dilakukan untuk menelaah dan mendata berbagaikeadaan dan kebutuhan daerah yang bersangkutan. Data tersebutdapat diperoleh dari berbagai pihak yang terkait di daerah yang bersangkutan seperti Pemda/Bappeda, Instansi vertikal terkait,Perguruan Tinggi, dan dunia usaha/industri. Keadaan daerahseperti telah disebutkan di atas dapat ditinjau dari potensi daerah yang bersangkutan yang meliputi aspek sosial, ekonomi, budaya,dan kekayaan alam. Kebutuhan daerah dapat diketahui antara laindari: a) Rencana pembangunan daerahbersangkutan termasuk prioritas pembangunan daerah, baik pembangunan jangka pendek, pembangunan jangka panjang,maupun pembangunan berkelanjutan (sustainabledevelopment); b)Pengembangan ketenagakerjaan termasuk jenis kemampuan-kemampuan dan keterampilan-keterampilan yang diperlukan; c)Aspirasi masyarakat mengenai pelestarianalam dan pengembangan daerahnya, serta konservasi alam danpemberdayaannya
  2. Menentukan fungsi dan susunan atau komposisi muatan lokal. Berdasarkan kajian dari beberapa sumber seperti di atas dapatdiperoleh berbagai jenis kebutuhan. Berbagai jenis kebutuhan inidapat mencerminkan fungsi muatan lokal di daerah, antara lainuntuk: a)Melestarikan dan mengembangkan kebudayaan daerah; b)Meningkatkan keterampilan di bidang pekerjaan tertentu; c)Meningkatkan kemampuan berwiraswasta; d)Meningkatkan penguasaan bahasa Inggris untuk keperluan sehari-hari.
Sumber : Panduan Teknis Pengembangan Muatan Lokal Di Sekolah DasarKemdikbud Direktorat Jendral Pembinaan Sekolah Dasar Tahun 2014

Contoh Laporan PPL KKN Terpadu

BAB I PENDAHULUAN
A. Latar belakang
Pendidikan merupakan faktor penting dalam menunjang kelangsungan hidup manusia, karena melalui pendidikan kita bisa membangun karakter bangsa yang cerdas, sehingga tercipta manusia berpendidikan dalam seluruh rakyat Indonesia, dengan menjadikan pendidikan sebagai tonggak atau dasar dalam membangun pendidikan di bangsa ini. Yang dimana kita Negara Indonesia akan terbebas dari kebodohan, dan buta aksara.
Berbagai Pendidikan dapat diperoleh melalui lembaga formal maupun informal. Yang terbagi atas pendidikan dasar, pendidikan menengah, dan perguruan tinggi.  Sekolah tinggi keguruan dan ilmu pendidikan merupakan salah satu perguruan tinggi yang ada di NTB khususnya di Lombok Timur yang di dalamnya terbagi atas berbagai jurusan.
Dimana  Praktek pengalaman lapangan (PPL) adalah latihan mengajar dalam upaya mempersiapkan Mahasiswa sebagai wujud calon tenaga pendidik yang professional dan terampil dalam bidang keguruan.Itulah kenapa  PPL dan Pengelolaan Pendidikan merupakan bagian integral dalam keseluruhan kurikulum yang mencakup seluruh kegiatan persiapan sebelum latihan mengajar di kelas dan latihan pengelolaan kependidiakan.
Yang dilaksanakan Dalam pelaksanaan praktek pengalaman lapangan (PPL). Mahasiswa ditempatkan pada sejumlah sekolah-sekolah yang ada di Lombok Timur, salah satunya sekolah yang digunakan sebagai tempat pelaksanaan PPL adalah SD Negeri 4 Aikmel.
B. Tujuan PPL
Tujuan yang diharapkan dalam pelaksanaan pengalaman lapangan terbagi atas 2 tujuan, yaitu tujuan khusus dan tujuan umum sebagai mana tersebut di bawah ini:
1. Tujuan umum
a. Memberikan kesempatan bagi mahasiswa S1 PGSD untuk memperoleh pengalaman dalam mengaplikasi teori pengalaman kegiatan belajar mengajar.
b. Meningkatkan kompetensi profesional guru dalam pengolahan kegiatan belajar mengajar.
c. Mendorong mahasiswa S1 PGSD untuk senantiasa mengawas diri atas kegiatan professional sebagai tolak ukur peningkatan kemampuan professional guru.
d. Menanamkan sikap keguruan dalam praktikan.
e. Memberikan pengalaman lapangan yang nyata sebagai usaha meningkatkan keterampilan mengelola kegiatan belajar mengajar.
f. Memberikan kesempatan secara langsung kepada Mahasiswa untuk ikut andil dalam meningkatkan kualitas pendidikan khususnya di SDN 4 Aikmel.
g. Meningkatkan kompetensi kognitif, afektif, dan psikomotor bagi Mahasiswa sebagai calon pendidik melalui diskusi dan bimbingan langsung dari guru pamong dan dewan guru lainnya yang ada di SDN 4 Aikmel
2. Tujuan khusus
a. Meningkatkan pengetahuan mahasiswa sebagai calon guru.
b. Dapat meningkatkan keterampilan mahasiswa untuk mengaplikasikan pengetahuan teoritis ke dalam praktek lapangan.
c. Mahasiswa diharapkan memiliki komitmen terhadap tugas-tugas potensial guru antara lain:
1) Melayani siswa
2) Meningkatkan keahlian
3) Menyelesaikan diri dengan tuntutan potensial yang semakin maju.
4) Memberikan pelajaran kepada masyarakat.
5) Melatih diri sampai di mana batas kemampuannya dalam mengelola kelas pada saat berhadapan dengan lingkungan sekolah.
6) Melatih diri dalam menyelesaikan masalah yang terjadi pada saat proses pembelajaran.

File Lengkap Bab I - V UNDUH DISINI    atau SDOT DISINI AJA


PUSAT SUMBER BELAJAR BTKP NTB

Diera modern saat ini Tteknologi komputer dan internet, mulai dari perangkat lunak maupun perangkat keras memberikan banyak tawaran dan pilihan bagi dunia pendidikan untuk menunjang proses pembelajaran para peserta didik. Keunggulan yang ditawarkan bukan saja terletak pada faktor kecepatan untuk mendapatkan informasi, namun juga fasilitas multi media yang dapat membuat belajar lebih menarik melalui visual secara interaktif. 

Sejalan dengan perkembangan teknologi internet, banyak kegiatan pembelajaran yang dapat dilakukan dengan memanfaatkan teknologi ramah lingkungan. Ketika berbicara profesionalisme pendidikan sama halnya dengan berbicara tentang  bagaimana system dan praksis pendidikan mampu mengikuti perubahan-perubahan yang terjadi dalam dunia ilmu pengetahuan dan teknologi. Kemajuan zaman dan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, khususnya teknologi informasi banyak membawa dampak positif bagi kemajuan dunia pendidikan dewasa ini. Pendidikan formal maupun Informal, dan atau non formal dapat menikmati fasilitas teknologi informasi dari yang sederhana bahkan yang canggih, terbukti saat ini banyak lembaga PNF yang siap mengadakan kegiatan UNBK.

Berdasarkan alaisa harfiah, internet kependekan dari ‘inter-network’ merupakan keseluruhan rangkaian komputer yang berhubung menerusi beberapa rangkaian. Internet (International networking) adalah kumpulan luas dari jaringan komputer yang saling terhubung di seluruh Dunia. The Internet is a worldwide, publicly accessible series of interconnected computer networks that transmit data by packet switching using the standard Internet Protocol (IP). It is a”network of networks”that consists of millions of smaller domestic, academic,business, and government networks, which together carry various information and services, such as electronic mail, online chat, file transfer, and the interlinked web pages and other resources of the world wide web (www)

Adapun Fungsi utama internet adalah media untuk komunikasi dan pertukaran informasi. E-mail memungkinkan kita mengirim surat dan file jenis lain kepada para pengguna internet. Fasilitas internet yang paling terkenal adalah WWW (World Wide Web), adalah bagian internet yang relatif baru, sedangkan fungsi seperti mengirim dan menerima Electronic Mail. Fungsi lain internet diantaranya sebagai berikut:

1. Resource Sharing
Fungsi Resource Sharing diartikan bahwa internet dapat berfungsi sebagai ”tempat berbagi”, di mana setiap pengguna internet dapat mencurahkan segala ilmu pengetahuan, dan pendapat pribadinya di server-server internet sehingga pengguna lain dapat membacanya. Selain itu di internet bila kita temukan berbagai sumber pengetahuan, buku-buku gratis, CD gratis, dan bahkan secara saklek dapat disebutkan kita akan mendapatkan segala hal melalui internet ini.

2. Resource Discovery
Resource Discovery artinya internet dapat kita gunakan sebagai sumber penelitian, karena sumber daya internet ini menyediakan berbagai white paper, situs-situs ilmu pengetahuan, jurnal-jurnal ilmiah, hasil-hasil penelitian, website universitas di seluruh dunia, website para profesor, para ahli dan lembaga-lembaga penelitian di seluruh dunia, bahkan skripsi, tesis, disertasi bisa kita dapatkan melalui internet ini.

3. Komunikasi 
Komunikasi ini diartikan bahwa internet dapat berfungsi sebagai alat komunikasi, baik komunikasi secara statis misalnya website, e-mail, mailinglist (milis) dan lain-lain atau bahkan dapat pula digunakan sebagai alat komunikasi dinamis misalnya: suara, gambar, video. Dengan menggunakan internet ini maka proses komunikasi dapat berjalan dengan baik dan yang terpenting adalah menggunakan biaya yang cukup murah.

4. Komunitas
Adapun fungsi komunitas yaitu internet yang berfungsi sebagai tempat berkumpul, mencari teman, mencari relasi, melakukan sosialisasi, bertukar fikiran, berdiskusi, atau aktifitas-aktifitas lainnya yang berhubungan dengan komunitas. Contoh yang saat ini sedang trend adalah Friendster dan bloog